Begedhut : ReVoluSi UnTuk MeNjemPut Masa dePAn

Rabu, 09 April 2008

Diposkan oleh Oe_dieN

Petuah Hidup

BY: M. Tasar Karimuddin

Pada umumnya manusia sudah tentu memiliki kelebihan begitu juga kekurangan, Oleh karena itu kita butuh satu sama lainnya, saling menasehati, bertukar pendapat dan sebagainya.

Ini semua akan membawa kita kejalan yang lebih baik, kita bukanlah manusia yang sempurna, tapi apa salahnya jika kita berusaha untuk meraih tempat tersebut.
Faktor atau sebab dimana manusia yang membawa kita lupa akan hal siapa kita, dari mana dan hendak kemana. faktor tersebut adalah:

Lupa akan asal usul:
Orang yang telah lupa pada asal usulnya akan menjadi bencana bagi orang lain, bahkan petaka bagi dirinya sendiri. Perhatikan kehidupan sekitar kita yang nyata dan jelas untuk kita ambil kesimpulannya, berapa banyak orang kaya tapi nmengapa simiskin tak tersantuni. Mengapa anak durhaka terhadap orang tuanya, dikarenakan ia lupa akan hari kelahirannya, Mengapa rakyat berdemontrasi mengobrak- abrik negara, jawabannya ada pada pemimpin- pemimpin mereka.

Jika peristiwa ini terus merajalela, maka tidaklah mustahil dunia akan menenggelamkan kita semua. Dalam hal ini diperlukan siraman hati sebagai obat, walaupun hanya berefek sedikit demi sedikit akan lebih baik, dari pada tidak sama sekali.

ALLAH S.W.T. Berfirman:
Artinya: Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa kami menciptakannya dari setitik air { mani }, maka tiba- tiba ia menjadi penentang yang nyata.
Surat: yasin, ayat: 77- 78.

Ingatlah apabila kita telah menjadi seorang millioner jangan lupa dulunya kita apa, jika saudara seorang menjadi bisnismen yang jaya dan masyhur ingat dulunya kita lahir tampa sehelai benangpun. Dengan penghayatan ayat diatas mudah- mudahan bisa membawa kita kejalan yang benar, Semoga saja kita menjadi hamba yang dicintai dan selalu dalam hidayahnya. Amin ya rabbal 'alalmin

Renungan Hidup
(taken From Internet)

1. Kamu tak bisa mengubah masa lalu tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan. Bila Kamu mengisi hati kamu dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, Kamu tak memiliki hari ini untuk kamu syukuri. Jika kamu berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut, berarti kamu sudah berada di jalan yang benar menuju sukses.

2. Pernikahan memang memiliki banyak kesusahan, tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan. Buka mata kamu lebar-lebar sebelum menikah dan biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya. Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya. Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah? Hati seorang wanita.

3. Tuhan yang Maha baik memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya. Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kamu tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya.Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.

4. Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga. Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya. Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya. Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga Kita. Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan, tapi Jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain. Tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.

5. Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai diwaktu kamu susah. Namun kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik kalau kamu bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kamu bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kamu tidak bisa melihat keduanya.

6. Begitu juga Kebijakan, Kebijakan itu seperti cairan, kegunaannya terletak pada penerapan yang benar, orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal, sedangkan orang bodoh sering kali berhasil dengan melakukan tindakan tepat. Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja, tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta. Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.

7. Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita.

(Plus)
- Terkadang kita merasa terpukul dengan kepergian seseorang yang telah kita cintai dan hanya bertepuk sebelah tangan. Setelah itu kita akan menjadi trauma dan menutup diri kepada cinta karena takut akan disakiti lagi. Namun jika kita dapat melawan dan mengalahkan rasa itu maka cinta akan datang dan terus menjaga kita dari rasa trauma itu. Taklukkanlah rasa itu dan kau akan bahagia. Berat memang..

Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar